Saturday, 10 November 2012

Dua Waktu Tidur Yang Dibenci Oleh Allah




1. Tidur di Pagi Hari Setelah Shalat Shubuh

DARI Sakhr bin Wadi’ah Al-Ghamidi radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :

ﺎﻫﺭﻮﻜﺑ ﻲﻓ ﻲﺘﻣﻷ ﻙﺭﺎﺑ ﻢﻬﻠﻟﺍ
”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya” (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah 2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih).


Ibnul-Qayyim telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur, dimana beliau berkata :Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu orang shalih – adalah tidur antara shalat shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga sekali. Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka seyogyanya tidurnya pada saat seperti itu seperti tidurnya orang yang terpaksa” (Madaarijus-Saalikiin 1/459).

2. Tidur Sebelum Shalat Isya’

Diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu ‘anhu : ”Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam membenci tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya” (HR. Bukhari 568 dan Muslim 647).

Mayoritas hadits-hadits Nabi menerangkan makruhnya tidur sebelum shalat isya’. Oleh sebab itu At-Tirmidzi (1/314) mengatakan : “Mayoritas ahli ilmu menyatakan makruh hukumnya tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya. Dan sebagian ulama’ lainnya memberi keringanan dalam masalah ini. Abdullah bin Mubarak mengatakan : “Kebanyakan hadits-hadits Nabi melarangnya, sebagian ulama membolehkan tidur sebelum shalat isya’ khusus di bulan Ramadlan saja”.

Al-Hafidh Ibnu Hajar berkata dalam Fathul-Baari (2/49) : “Di antara para ulama melihat adanya keringanan (yaitu) mengecualikan bila ada orang yang akan membangunkannya untuk shalat, atau diketahui dari kebiasaannya bahwa tidurnya tidak sampai melewatkan waktu shalat. Pendapat ini juga tepat, karena kita katakan bahwa alasan larangan tersebut adalah kekhawatiran terlewatnya waktu shalat”.



Sekarang tau kan,, apa aja waktu-waktu tidur yang seharusnya tidak dilakukan.
Semoga artikel ini bermanfaat.

Souce:remajaislampos.wordpress

19 comments:

  1. point yang kedua saya sering bgt sobat...? wah gawat nih, ternyata sangat di benci allah...? yaallah ampuni dosa hambamu ini..? saya g akan lakukan lagi....

    ReplyDelete
    Replies
    1. tak msalah jika bru mngetahuinya..

      segera berubah dri hal dmikian itu

      Delete
  2. Jadi lebih tau nih tentang perihal di atas... Terimakasih gan atas pencerahanya

    ReplyDelete
  3. Semoga ini menjadi acuan hidup buat menjalani hidup,setidaknya ingat kepada setia yang langkahkan setiap harinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. bner tu.. sya sngat setuju dngan sobat

      Delete
  4. Salam Blogwalking dari blog AldoSEO.blogspot.com

    ReplyDelete
  5. Kalau hari libur aku malah tidur setelah shalat subuh...harus dirubah nih kebiasaan.

    ReplyDelete
  6. Saya mencoba dari dulu untuk tidak tidur diwaktu itu. Semenjak saya pernah diselimuti jin tatkala tidur sebelum bakda isyak. ini cerita nyata bukan karangan lo.

    ReplyDelete
  7. met mlm genk. knjngan prtma salam kenal genk'y/ mmpr gnk kpn2

    ReplyDelete
  8. Terimakasih atas informasinya sob, bisa membantu bagi yang belum tau :)

    ReplyDelete
  9. point yang pertama itu yg kadang susah banget di hindarin sob...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya,,, disaat org2 pada ngatuk bru bngeun pgi

      Delete
  10. Replies
    1. semoga Sobat belum pernah melakukannya..

      Delete

Silahkan Anda Berkomentar Dengan Baik dan Sopan.

~Pesan Komentar Yang Menyertakan Link Hidup,SPAM,JUNK ,dan sejenisnya ,akan Saya Hapus Dari Postingan ini.

~Bagi Yang Meng-Follow Blog Ini,Jangan Lupa Dikonfirmasi Agar Saya Bisa Meng-Follow sobat kembali

~Maaf juga jika saya sering kali tidak membalas komentar dari Anda

Komentar Anda sangat bermanfaat untuk perkembangan blog ini. Terima Kasih!!!